Yohanes 20:1-10 Kebangkitan Yesus

Catatan Yohanes 20:1-10 oleh Lembaga Alkitab Indonesia berjudul “Kebangkitan Yesus”
http://www.box.com/embed/m04tf9dzq384pg5.swf

Ayat 1-2. Kisah dalam Yohanes terfokus kepada Maria magdalena yang datang ke kubur melihat batu tidak ada ditempatnya dan lari mencari murid-murid Yesus yaitu Simon Petrus dan yang lainnya dan beranggapan mayat dicuri.  Mengapa menduga mayat dicuri? Apa ada yang berani membuka kuburan Yesus yang salib-Nya ditulis “Inilah raja Yahudi”? Apakah karena yang menguburnya Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus orang kaya dan terpandang maka ada yang berniat mencuri mayat?  Bila dizaman itu Kaisar Claudius sekitar 41-34 M ada peraturan menyatakan hukuman mati bagi yang merusak kubur, mencuri mayat atau membuka segel batu penutup kuburan yang tidak sah maka Apakah situasi mencuri mayat adalah kejadian yang sering terjadi di zaman Yesus disalibkan? Apakah Maria berpikir sesuatu yang buruk menimpa mayat Yesus dengan diambil oleh pihak musuh? Apakah pihak “musuh” mau mencari permasalahan baru dengan mayat Yesus setelah Pilatus melakukan tindakan menulis “Ini Raja orang Yahudi” tetapi mengijinkan mayat diturunkan? Bukankah perbuatan pencuri mayat Yesus beresiko menimbulkan ketegangan baru dengan Pilatus yang telah memberi ijin menurunkan mayat Yesus dan hal itu tidak dimegerti oleh masyarakat umum seperti Maria tetapi dipahami oleh yang memahami permasalahan sosial politik dan tata negara?

Maria tidak menduga bahwa Yesus bangkit demikian juga Petrus dalam ayat 6-7. Mereka semua terkejut dengan kabar dicuri segera ke tempat kuburan Yesus dengan berlari.(ayat 3-4) dan Simon masuk tempat kuburan Yesus melihat kain kapan saja yang tersisa (ayat 6-7) Injil Yohanes menjelaskan lokasi kain peluh dan kain kapan dan sudah tergulung.

Apa yang dilihat Petrus dalam ayat 7 tentu menimbulkan banyak pertanyaan. Apa yang terjadi dengan Yesus? Mengapa kain kain peluh dan kapan rapih tergulung? Bila mayat Yesus dicuri mengapa tidak meninggalkan kain penuh dan atau kain kapan? Bila seandainya Petrus ingat mengenai Yesus bangkit bagaimana Yesus ke luar dari kain kapan? Bukankah Lazarus yang dibangkitkan Yesus harus ditolong untuk ke luar dari kain kapan? Mengapa kejadian Yesus berbeda dengan Lazarus yang bangkit bila berprasangka Yesus bangkit? Yesus bangkit dengan tubuh kebangkitan sehingga berbeda dengan Lazarus yang bangkit tetapi mengalami kematian kembali. Yesus bangkit berbeda dengan Lazarus. Bila Lazarus harus ditolong ke luar dari kain kapan maka Yesus membuka seluruh kainnya dan kemudian melipat/ mengulung kain dan menaruhnya.

Ayat 8-10. Dia yang lebih cepat lari, lebih pelan memasuki kubur juga lebih cepat percaya. Dia percaya bahwa Yesus bangkit dan mengalahkan maut. Dia yang percaya Yesus bangkit karena ingat pengajaran bahwa Yesus harus bangkit dari antara orang mati dan melalui proses penangkapan, penyaliban, penguburan dan kosongnya kuburan Yesus dengan menyisakan kain saja maka dia yang percaya Yesus harus bangkit mengerti isi kitab suci. Isi kitab itu  mungkin adalah Hosea 6:2; Yunus 1:17; Yes 53:10-12; Mzm 16:10

Categories: Injil Yohanes | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: