Yohanes 16:16-33 Dukacita Mendahului Kemenangan

Catatan Yohanes 16:16-33 oleh Lembaga Alkitab Indonesia bertemakan “ Dukacita yang mendahului kemenangan”

http://www.box.net/embed/5grg6472824xms0.swf

Ayat 16. Tinggal sesaat saja dank am tidak melihat Aku lagi merujuk pada kematian-Nya dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku yang menunjukan kebangkitan

Ayat 17-19. Pernyataan Yesus ayat 16 sesuatu yang kurang jelas sehingga kata tinggal sesaat diulangi di ayat 17,18,19. Apakah murid murid tidak mengerti dan ingin mengerti ataukah mencari penghiburan karena masalah kepergian Tuhan Yesus? Apakah binggung jika Yesus hendak mendirikan kerajaan Mesias, mengapa pergi? Jika Dia tidak berkehendak demikian, mengapa balik kembali? Lewat pengulangan murid murid-Nya menghafal pernyataan Yesus yang mengandung janji kebangkitan dan menang atas maut.

Ayat 20-21. Tinggal sesaat saja karena Dia akan meninggal, dan murid murid akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira. Tangisan dan ratapan akan menjadi sukacita karena kebangkitan (20:20) seperti perempuan melahirkan.

Ayat 22. Sebelum dunia mengalami kerajaan Allah, dunia harus mengalami Masa Kesusahan Besar. Demikian juga, sebelum murid-murid mengalami kerajaan Allah secara batin, mereka harus mengalami kesusahan. Kesusahan dialami oleh dunia, maupun yang dialami murid-murid. Murid-murid mengalami kesusahan pada Tuhan Yesus disalibkan, karena bagi mereka Kerajaan Allah mulai pada waktu Dia bangkit dari antara orang orang mati yang akan menjadikan hati gembira dan tidak ada yang dapat merampas kegembiraan itu.

Ayat 23-24. Salah satu yang mengembirakan setelah Dia bangkit adalah hubungan doa kepada Bapa dalam Nama Tuhan Yesus. Sekalipun bukan imam, doa adalah berkenan dan Bapa mengabulkan. Doa dalam Nama Tuhan Yesus belum merupakan hak orang percaya sebelum Yesus disalibkan sebagai Juru Selamat. Sukacita dijanjikan bagi mereka yang berdoa, orang yang taat dan tinggal dalam Tuhan Yesus

Ayat 25.Yesus berkata dalam kata kiasan karena belum dapat menanggungnya tetapi suatu saat secara terus terang.

Ayat 26-27. Yesus supaya kita mengerti berdoa dalam nama-Ku tidak berarti mereka lebih jauh dari Allah Bapa atau harus berdoa kepada Yesus dan mudah mudahan Yesus meminta bagi mereka kepada Bapa dan Yesus bukan protokol yang mengatur aktifitas Bapa atau satpam yang melindungi dari gangguan orang banyak. Karena kasih Allah diberikan maka dapat berdoa langsung kepada Bapa dalam Nama Yesus. Tuhan Yesus tidak perlu berbicara kepada Allah Bapa dan menyakinkan Bapa bahwa doa kita layak dikabulka. Bapa sendiri mengasihi kita.

Ayat 28. Yesus menerangkan pelayanan-Nya.

Ayat 29-30. Murid-murid berpendapat bahwa mengerti ayat 28 dan senang bersemangat tetapi Tuhan Yesus mengerti bahwa Dia masih harus disalibkan sebelum saat itu terjadi. Saat akan tiba dimana Yesus tidak lagi berkata-kata dengan kiasan. Murid Yesus yakin bahwa Yesus datang dari Allah tetapi belum mengerti bahwa “Firman itu adalah Allah”

Ayat 31-32.Yesus rindu murid-murid percaya (14:1,29) tetapi mengetahui iman mereka masih kurang dan menyadarkan iman mereka lemah dan tidak berhasil dalam ujian iman yang akan dialami sesaat lagi.

Ayat 33. Tujuan pesan perpisahan adalah supaya murid-murid memiliki damai sejahtera setalah dibuka dengan jangan gelisah, percaya kepada Allah dan juga kepada Yesus (14:1). Janji damai diawali dengan nubuatan mereka akan lari meninggalkan Dia. Dia menjanjikan damai walaupun mereka akan meninggalkan Dia. Janji Damai tidak diberikan kepada orang yang tidak berdosa.

Pesan perpisahan Tuhan Yesus diakhiri dengan doa yang tercantum dalam pasal 17.

Categories: Injil Yohanes | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: