Yohanes 14:15-31

Catatan Injil Yohanes 14:15-31 oleh Lembaga AlkitabIndonesiaberjudul “Yesus menjanjikan Penghibur”

Apa artinya kasih tanpa ketaatan. Bagaimana mereka akan melakukan pekerjaan pekerjaan yang lebih besar daripada pekerjaan pekerjaan Yesus? Mereka adalah orang yang mengasihi Dia, akan melakukan pekerjaan pekerjaan itu melalui doa dalam nama Tuhan Yesus. Kehidupan orang tersebut ditandai oleh ketaatan.

Penolong saat itu adalah Tuhan Yesus maka Tuhan Yesus yang akan kembali ke Bapa akan memberikan penolong yang lain yaitu Roh Kebenaran. Siapakah Roh Kebenaran? Yesus adalah kebenaran, dan Yesus adalah datang dari Allah Yang Benar (Yoh 17:3) Roh Kebenaran adalah Roh dari Allah (Yoh 15:26). Jika orang dunia percaya kepada Tuhan Yesus, mereka dapat menerima Roh Kebenaran dan sudah bukan orang dunia lagi. Murid-murid Yesus tidak seperti orang dunia. Mereka sudang mengenal Roh Kebenaran dan beberapa minggu mendatang Roh Kebenaran akan diam di dalam mereka.

Yesus yang akan mati dan bangkit serta naik kembali ke Sorga tidak membiarkan murid-murid seperti yatim piatu. Yesus setelah bangkit akan menampakan diriNya pada murid-murid tetapi tidak kepada yang melawan Dia yaitu dunia. Mereka yang melihat Dia bangkit dan hidup akan memiliki hidup dengan kehidupan yang ilahi.

Pada saat Yesus bangkit itulah waktunya murid murid akan memahami bahwa Dia di dalam Bapa dan mereka di dalam Dia dan Dia di dalam mereka. Pada waktu itulah mereka akan memahami apa yang diceritakan Yoh 14:7-11; Yoh 17.

Dalam pasal 10:17 hal kasih Allah Bapa pada AnakNya tergantung pada ketaatan Anak. Dalam 14:21 menceritakan kasih bersyarat, yang tergantung pada kasih kita pada Allah Bapa. Hal ini tidak berarti bahwa Allah hanya mengasihi orang yang mengasihi Dia. Allah Bapa mengasihi secara khusus atau dengan suatu kasih khusus jika kita mengasihi Dia.

Yudas tidak mengerti ayat 19. Yudas yang berada di masa perjuangan Israel dengan Roma  mungkin memiliki pola pemikiran kedatangan Mesias seperti Daniel 7:13-14 dan 26-27. Mesias akan pergi dan akan datang kembali pada akhir zaman. Mengapa Mesias tidak menyatakan diri kepada dunia?

Perjuangan Israel melawan Roma adalah sesuatu yang tidak perlu dibahas. Yesus mengarahkan perhatian bagaimana caranya orang dapat mengalami penyertaan dan kasih Yesus. Seolah olah mereka bertanya, “Mengapa Engkau tidak menyatakan diri-Mu pada dunia?” tetapi Dia menafsirkan pertanyaan itu dengan arti “Mengapa Engkau menyatakan diri-Mu kepada orang yang menuruti firman-Mu? Yesus suka menceritakan kasih Allah Bapa bagi mereka yang mengasihi Dia.

Mereka yang taat, yang mengasihi Dia, akan dikasihi oleh Allah Bapa, dengan cara yang tidak terbatas pada tiori. Allah Bapa dan Tuhan Yesus akan datang kepada mereka yang menuruti firman-Nya, serta mereka akan dian bersama-sama dengan orang itu. Diam bersama-sama merujuk pada ketaatan bukan kepada kasih karunia. Berkat tinggal diam bersama-sama dengan sesorang diberikan khusus diberikan secara khusus kepada orang yang taat (Bandingkan misal Why 3:20) Tinggal diam bersama sama dapat dimegerti bila merujuk pada peran Roh Kebenaran yang datang dan diam bersama-sama dengan seseorang.

Ayat 24 megulangi ayat sebelumnya dari segi negatifnya. Kebenaran ini penting dan berasal dari Allah Bapa.

Ayat 25-27. Roh Penghibur memungkinkan hati bebas dari rasa gelisah. Damai yang Dia tinggalkan adalah Roh Penghibur. Bagi dunia tanpa Kristus, damai adalah suatu harapan hampa, tetapi bagi manusia yang didiami Roh Penghibur yaitu Roh Allah, damai sejahtera dapat menjadi kenyataan. Perjanjian Baru mengajarkan damai sejahtera adalah kedamai yang manusia seutuhnya utuh(peace) yang tidak dipengaruhi harta kekayaan sehingga bukan sejahtera dalam konotasi kemakmuran (prosperity)

Damai sejahtera adalah ciri khas kerajaan Mesias yang dijanjikan Perjanjian Lama, misal Yes 9:6-7; 52:13; 57:19; Yeh 37:26; Hag 2:10. Damai sudah ditampilkan saat ini (Kis 10:36; Rm 1:7; 5:1; 14:17). Damai menjawab kegelisahan dan damai berkuasa menghapuskan kegelisahan. Damai sejahtera adalah damai dalam segala situasi bukan karena kemakmuran dan atau damai dan makmur.

Jangan gelisah selain karena Roh Penghibur memberikan damai sejahtera tetapi juga adanya hubungan pokok anggur dan rantingnya dalam ajaran selanjutnya (Yoh 15)

Ayat 28. Mereka memikirkan kehilangan yang harus dialami, dan bukan sukacita, karena Dia pergi kepada Bapanya, yang lebih besar dari pada Dia. Mengapa? Dari segi hakikat Tuhan Yesus dan Bapa adalah satu, tetapi dari segi peranan, Allah Bapa lebih besar dari pada Tuhan Yesus. Bapa lebih besar tidaklah bertentangan dengan ajaran keilahian Tuhan Yesus misal di Yoh 1:1,18; 5:16-18; 10:30; 20:28. Murid-murid-Nya bersukacita karena Dia kembali kepada kemuliaan yang Dia punyai bersama Allah Bapa. Dia dilepaskan dari keterbatasan yang Dia pegang sebagai Allah yang mengosongkan diri-Nya menjelma menjadi manusia.

Ayat 29. Sebelum Yudas ke luar untuk mengkhianati dalam pasal 13:19 Yesus telah mengatakan sebelum terjadi supaya kamu percaya dan Ia mengulangi agar percaya. Yesus sunguh-sungguh menghendaki supaya peristiwa penyaliban tidak menghancurkan iman mereka.

Ayat 30. Dia yang mereka yakini sebagai Mesias dan Raja, akan pergi dan ada yang lain disebut penguasa dunia yaitu iblis (Yoh 12:31) Keberadaan Yudas dan manusia lainnya tidak disangkal tetapi yang ditekankan bukan manusia, karena Iblis yang mendorong Yudas. Iblis memakai dosa orang untuk menguasai mereka tetapi Tuhan Yesus tidak berdosa, sehingga iblis tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Nya. Iblis tidak berkuasa karena dengan sukarela Dia menyerahkan diri-Nya di salib, bukan karena paksaan.

Ayat 31. Tuhan Yesus tidak berdosa. Dia mengasihi Bapa dan melakukan sesuatu yang diperintahkan Bapa. Penyaliban bukan kegagalan, melainkan kemenangan, karena Dia datang ke dunia untuk melakukan sesuatu sepeti yang diperintahkan Bapa. Marilah kita pergi dari sini. Dia menuju ke tempat pengkhianatan dari Dia mengorbankan diri-Nya sesuai perintah Bapa.

Categories: Injil Yohanes | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: