Yohanes 13:21-30 Yesus Memperingati Yudas

Catatan Yohanes 13:21-30 yang diberi judul oleh Lembaga Alkitab Indonesia“Yesus memperingati Yudas”
http://www.box.net/embed/9358vhgxdkbih0p.swf

Yesus mengetahui tetapi tidak menceritakan identitas pengkhianat, mungkin Dia tidak mau Petrus berdiri, menguasai, mengikat Yudas atau bertindak sesuatu demi menbela dan menyelamatkan Yesus dari rencana pengkhianatan. Cara yang dipakai Yesus dikemudian hari menguatkan iman murid-murid.

Murid murid bingung. Siapakah yang dimaksud Yesus? Apakah nubuatan Yesus mati itu mustahil? Apakah Dia yang membangkitkan Lazarus tidak mampu menbela diri-Nya dari segala ancaman?

Dalam perjamuan tersebut posisi murid yang dikasihi bersandar dekat pada-Nya, di sebelah kanan-Nya. Posisi berbaring di meja makan adalah suatu kebiasaan Yunani yang diangkat oleh orang-orang Yahudi khusus untuk acara-acara istimewa. Mereka bersandar pada siku tangan kiri sehingga tangan kanan dapat dipakai untuk makan.

Petrus melihat murid yang dikasihi berbaring begitu dekat dengan Yesus sehingga dapat menanyakan tanpa didengar oleh siapapun juga, selain Yesus dan Yesus menjawab, “Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti dan Yesus memberi kepada Yudas Iskariot. Yesus sebagai tamu yang terhormat dapat mengambil suatu pecahan roti atau daging yang lebih enak dari yang lain, dan memberikan kepada tamu yang lain sebagai tanda kehormatan. Murid yang dikasihi mengetahui yang mengkhianati Yudas tetapi tidak dinyatakan kepada murid-murid yang lain. Mungkin posisi Yudas berbaring bersebelahan dengan Yesus sehingga posisi Yesus diapit oleh Yohanes dan Yudas.

Yesus memberi roti kepada Yudas karena Yesus mengasihi murid-murid-Nya termasuk Yudas dan mungkin isyarat untuk bertobat dari rencananya dan untuk menyatakan kepada murid yang dikasihi (Yohanes) bahwa Yudas akan menghianati Yesus dan bagi murid-murid lain Yudas mendapatkan kehormatan diberi roti yang pertama.

Sesudah Yudas menerima roti, ia kerasukan Iblis. Tuhan Yesus mampu menbedakan murid yang akan mengkhianati dengan yang percaya dan setia. Maka Yesus berkata kepada Yudas perbuatlah yang hendak kauperbuat. Yesus tahu bahwa Iblis telah masuk ke dalam Yudas dan Yudas sudah tidak akan ditobatkan, maka Dia menyuruh Yudas pergi dengan segera.

Yohanes yang mengetahui Yudas akan mengkhianati Yesus tiba-tiba mendengar Yesus berbicara kepada Yudas dengan perkataan yang dapat didengar oleh murid-murid Yesus yang lain untuk pergi melakukan apa yang direncanakan sehingga bingung. Petrus dan murid-murid yang lain tidak berkesempatan untuk mengerti roti yang dicelupkan dan diberikan kepada Yudas. Yesus bersikap membiarkan Yudas mengkhianati.

Yudas memegang kas ada yang menyangka bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi sesuatu kepada orang miskin. Murid murid Yesus yang lain tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan masih yakin bahwa Yudas yang memegang kas, layak dipercayai. Untuk membeli sesuatu berkaitan dengan perayaan Paskah terlambat tetapi tidak untuk perayaan roti tidak beragi, yang berlangsung selama tujuh hari. Selama perayaan Paskah pintu gerbang bait Allah dibuka dan ada sejumlah pengemis hingga wajar bila menyangka Yudas disuruh memberi sesuatu kepada orang miskin.

Yudas meninggalkan Yesus pada malam hari adalah fakta historis tetapi secara teologis allegori mengandung makna tertentu. Terang itu bercahaya dalam kegelapan dan kegelapan tidak menguasainya (Yoh1:5) Yudas telah memihak kepada kegelapan itu, karena dia “lebih menyukai kegelapan dari pada terang sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat (Yoh3:19)

Categories: Injil Yohanes | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: