Yohanes 13:1-20

Catatan Injil Yohanes 13 :1-20 dimana Lembaga Alkitab Indonesia berjudul “ Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya” Peristiwa terjadi menjelang hari raya hari Paskah dirayakan tanggal 15 bulan Nisan bertepatan dengan hari Jumat sehingga peristiwa sama dengan Mrk 14 :12 ; Luk 22 :15. Acara yang diceritakan dalan nas adalah Perjamuan terakhir dengan Yesus meskipun yang diceritakan Yohanes berbeda dengan Injil Sinoptik. Yohanes mencatat ajaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus.

Murid murid baru selesai persiapan perjamuan Paskah sesuai dengan hukum dan kebiasaan (Markus 14 :12-16 menceritakan bagaimana mereka mendapatkan ruangan untuk merayakan paskah) tetapi tidak ada yang bertindak membasuh kaki sebab mungkin tidak ada budak / pembantu rumah tangga yang disediakan (Luk 7 :44) Tuhan Yesus mengunakan situasi untuk mengajarkan pentahiran rohani (Yoh 13 :8-10) dan kerendahan hati (ayat 12-17) Dalam tempat pertemuan tentu sudah tersedia kain lenan dan baskom dan air. Murid-murid tentu melihat dan sudah berkesempatan panjang untuk membasuh kaki Tuhan Yesus dan teman-teman-nya tetapi tidak ada yang melakukannya. Dalam situasi itu Yudas memiliki rencana mengkhianati Yesus.

Yesus memanfaatkan waktu yang sedikit karena Ia sudah tahu akan beralih kepada Bapa dan Ia mengasihi murid-Nya sehingga sejak peristiwa pembasuhan kaki menekankan pengajaran pemuridan yang diperlukan dalam pelayanan. Yesus membasuh murid-murid termasuk Yudas Iskariot yang telah diketahuinya akan mengkhianati. Yesus memilih jalan kerendahan hati dan mengasihi walaupun Ia mengetahui bahwa Bapa telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya termasuk apakah mau mengagalkan rencana Iblis dalam hati Yudas Iskariot.

Firman menjadi manusia dan mengenakan lenan yang dikenakan budak lalu menuangkan air ke dalam basi dan membasuh kaki murid-murid-Nya. Segala kotoran dari kaki murid murid-Nya dibersihkan padahal Dia adalah Yang Maha Mulia. Kemuliaan dan kerendahan hati tidaklah suatu berlawanan. Yesus membasuh kaki hingga sampai ke kaki Simon. Membasuh kaki adalah suatu tidak sesuai / layak dilakukan oleh Yesus. Pembasuhan kaki bukan saja mengambarkan kerendahan hati tetapi juga lambang pengorbanan di kayu salib. Bila  Petrus tidak dapat menerima Yesus membasuh kakinya maka ia tidak dapat menerima bahwa Mesias harus mati sebagai gantinya dan Petrus tidak mendapat bagian dalam Tuhan Yesus.

Mendengar pernyataan tanpa pembasuhan kaki tidak mendapat bagian dalam Yesus, spontan dan semangat Simon Petrus meminta dibasuh tangan dan kepalanya juga tetapi Yesus menjawab barang siapa sudah mandi cukup membasuh kakinya saja dan kamu sudah bersih hanya tidak semua.

Dalam ayat 8 pembasuhan kaki mengkiaskan keselamatan dan pengtahiran melalui pengorbanan Yesus sedang dalam ayat 10 kiasan pengampunan operasional yang dinikmati setiap orang percaya yang mengaku dosa, dan pengampunan kekal dikiaskan dengan mandi. Jika mandi sekali kita bersih selanjutnya kaki menjadi kotor perlu membasuh kaki sebelum bersekutu di meja makan

Tidak bersih semua bersih sebab Yesus tahu siapa yang akan menyerahkan Dia. Yesus mengetahui pengkhianatan Yudas dan mengerti perlawanan terhadap Yesus tidak terjadi diluar jangkauan kedaulatan Allah (Yoh 11 :49-52)

Yesus selesai membasuh kaki murid-murid maka Is mulai mengajarkan pemuridan agar mampu melayani sebab Yesus sebagai Guru dan Tuan telah memberikan teladan yang dilanjutkan kepada pepatah sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Tidak ada pelayanan yang terlalu hina bagi Yesus maka hal serupa bagi murid-murid dan bila mentaati akan bahagia.

Murid-murid yang sedang dipersiapkan akan menjadi utusan Yesus dan mengajarkan bahwa sesungguhnya barang siapa orang yang menerima utusan Yesus, ia menerima Yesus, dan barang siapa yang menerima Yesus, ia menerima Dia yang mengutus Yesus. Menerima Yesus diberi hak menjadi anak-anak Allah (Yoh 1 :12)

Categories: Injil Yohanes | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Yohanes 13:1-20

  1. LPKI JATENG

    salam😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: