Yohanes 1:1-18

Catatan Injil Yohanes 1:1-18 oleh Lembaga Alkitab Indonesia bertema “Firman yang telah menjadi manusia”

Ayat 1. Pada mulanya adalah dua kata pertama Injil Yohanes yang memiliki kesejajaran dengan kitab kejadian dan hampir serupa dengan 1 Yohanes. Dalam kejadian menceritakan permulaan penciptaan Allah dan Injil Yohanes menceritakan Ciptaan Baru. Ciptaan pertama terjadi karena Allah berfirman. Ciptaan Baru terjadi juga oleh Firman Allah Siapakah Firman? Firman itu adalah Allah tetapi tidak mengatakan bahwa Allah adalah Firman itu. Penulis tidak mengatakan bahwa Firman merupakan salah satu sebutan Allah tetapi Firman sudah berada dengan Allah Bapa sejak semula, adalah Allah. Firman bukanlah ilahi tetapi Allah. Firman memiliki kepribadian yang lain dengan Allah Bapa, tetapi Firman dan Allah bersekutu bersama-sama dengan keakraban yang sangat istimewa.

Ayat 2. Penulis mengulangi pernyataan bahwa “sejak semula” atau berarti sebelum semula – Firman itu, yang Allah adanya, bersekutu dengan Allah Bapa.

Ayat 3. Penulis menekankan bahwa segala sesuatu diciptakan melalui Firman. Hal tersebut ditulid dua kali yang pertama “Segala sesuatu dijadikan melalui Dia” dan diulangi dalam bentuk negatif  yaitu tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah terjadi dari segala yang telah dijadikan.

Ayat 4. Yohanes menyatakan hidup itu ada dalam Firman dan tidak mengatakan bahwa hidup itu diciptakan “oleh” atau “melalui” Firman. Hal yang serupa ditemui dalam Mzm 36:9-10 dengan fokus Mazm 36:10A

Ayat 5. Dalam proses penciptaan maka diciptakan terang. Yang dulunya gelap menjadi terang. Terang juga adalah metafora dari keselamatan dalam Yesus Kristus melenyapkan kegelapan yang merupakan bentuk metafora dari kuasa dosa.

Ayat 6-8. Kisah Yohanes Pembaptis yang diutus Allah untuk memberi kesaksian tentang Terang yaitu Firman yang jadi manusia.. Yohanes diutus agar memberi kesaksian tentang terang dan diperkenalkan kepada bangsa Israel.

Ayat 9. Yesus adalah terang yang sesungguhnya menerangi dunia sebab Ia adalah terang dunia. Apakah dunia itu? Apakah dunia itu alam semesta? (Yoh 1:10;17:5,24) Apakah dunia itu adalah bumi? (Yoh 11:9;16:21,33;21:35) Apakah dunia adalah orang banyak? (Yoh 12:19) Apakah dunia adalah manusia secara umum? (Yoh 7:4;12:19;14:22;18:20) Apakah dunia adalah seluruh manusia yang melawan Allah? (Yoh 7:7;15:18; 16:20) Yesus datang menerang dunia adalah menerangi segala sesuatu yang termasuk dalam dunia.

Ayat 10-11. Yohanes menegaskan bahwa dunia yang Dia ciptakan ini adalah dunia yang tidak mau mengenal Dia. Mereka tidak dapat berdalih karena Terang telah datang dimana seharusnya mereka mencari Dia kalau Dia datang. Yesus datang kepada milik kepunyaan-Nya tetapi tidak diterima. Perbuatan tidak menerima Yesus berpuncak pada aktivitas penyaliban Yesus dan penolakan akan peristiwa kebangkitan-Nya.

Ayat 12. Sekalipun terjadi penolakan tetapi ada yang menerima-Nya. Mereka yang menerima, mereka diberi hak menjadi anak-anak Allah. Yang percaya disamakan dengan menerimaNya.  Siapakah anak-anak Allah? Ayat 13 menjelaskan anak-anak Allah. Menjadi anak-anak Allah bukan berdasar darah kedua orang tua dengan pembuahan janin sehingga tidak diperanakan keinginan tubuh manusia seperti halnya keinginan seorang laki-laki. Menjadi anak-anak Allah karena menerima-Nya saat Allah memilih, memanggil dan menyelamatkan atas kehendak-Nya sendiri

Ayat 14. Dalam Injil kemuliaan Yesus dinyatakan melalui tanda-tanda (Yoh 2:11; 11:4,40) dan kemuliaan yang paling nyata melalui kematian, kebangkitan dan kenaikan (Yoh 7:39; 12:16,23; 22:31-32). Dia diam di antara kita. Diam dari σκηνοω ~ berkemah. Di Perjanjian Lama di dalam kemah suci ada kemuliaan Allah ( Keluaran 36) dan di Perjanjian Baru Yesus berdiam di antara kita. Melalui Yesus dapat melihat kemuliaan Allah penuh kasih karunia dan kebenaran. Kasih karunia adalah pemberian Allah ( bandingkan dengan Efesus 2:8-9) Kebenaran bukan sekedar ajaran tentang Allah yang disampaikan melalui Yesus tetapi kebenaran merupakan pernyataan diri Allah yang menyatakan diri-Nya yang terjadi dalam Yesus.

Ayat 15. Sekalipun Yohanes Pembaptis mendahului Yesus dalam melayani tetapi memberi kesaksian bahwa Yesus telah ada sebelumnya (Yoh 8:58) dan Yesus lebih terhormat dari Yohanes. Yohanes Pembaptis menempatkan Yesus lebih tinggi dari dirinya.

Ayat 16. Mengembangkan ayat 14. Dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima. Apakah kepenuhan-Nya? Yesus datang dengan kemuliaan-Nya …penuh kasih karunia dan kebenaran. Kasih karunia yang diberikan adalah dinamis dan selalu baru. Kita menerima kasih karunia ganti kasih karunia.

Ayat 17. Di dalam Yesus dapat mengalami sesuatu yang jauh lebih dalam dan indah dari yang didapat lewat hukum Taurat. Kelebihan dalam Yesus diantaranya :

–          Bait Allah, dan tubuh Kristus ( Yoh 2:19)

–          Lahir dari jasmani dan lahir dari Roh ( Yoh 3:1-21)

–          Yohanes dari bumi, tetapi Yesus dari atas ( Yoh 3:31)

–          Air dari sumur Yakub, dan air dalam Yesus (Yoh 4:1-15)

–          Menyembah di Yerusalem atau Gunung Gerizim dan Menyembah dalam Roh & Kebenaran (Yoh 4:20-24)

–          Manna di padang gurun dan Roti Hidup ( Yoh 6:22-59)

–          Air upacara pondok daun dan air dari Yesus ( Yoh 7:37-39)

–          Kemerdekaan dalam Musa dan dalam Yesus ( Yoh 8:32-42)

Ayat 18. Mengapa tidak ada seorang yang dapat melihat Allah? Di Perjanjian Lama dijelaskan tidak ada yang dapat memandang Wajah-Ku dapat hidup ( Keluaran 33:20-23). Yesus yang adalah Firman maka Ia yang mampu melihat Allah.

 

Categories: Injil Yohanes | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: